113 LULUSAN STKIP AL-AMIN INDRAMAYU DIWISUDA, TEGASKAN PENTINGNYA PENDIDIKAN ADAPTIF
Wisuda STKIP Al-Amin Indramayu tahun 2025
Indramayu — Suasana khidmat dan penuh kebanggaan
menyelimuti Ciremai Grand Ballroom Swiss-Belhotel Cirebon, Sabtu (20/12/2025),
saat STKIP Al-Amin Indramayu menggelar Sidang Terbuka Senat Wisuda Program
Sarjana (S-1) Tahun 2025. Dalam prosesi akademik tersebut, sebanyak 203
wisudawan dan wisudawati secara resmi dikukuhkan sebagai lulusan perguruan
tinggi.
Wisuda tahun ini mengangkat tema “Pendidikan
Adaptif sebagai Jembatan Transisi Lulusan Perguruan Tinggi dari Kampus ke Dunia
Kerja”. Tema tersebut dipilih sebagai respons atas tantangan perubahan
sosial, teknologi, dan kebutuhan dunia kerja yang menuntut lulusan perguruan
tinggi tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi,
berpikir kritis, dan berkarakter.
Baca Lainnya :
- WISUDA ANGKATAN 2024 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR0
- Pelatihan Penulisan Jurnal, Artikel, dan Media Sosial: Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Akademik Ma0
- Pelatihan Microsoft Office dan Desain Grafis: Meningkatkan Kemampuan Digital Mahasiswa0
- Bimbingan Karir dan Kewirausahaan: Membangun Masa Depan Mahasiswa0
- Bimbingan Mahasiswa dengan Dosen Akademik: Meningkatkan Kualitas Pendidikan dan Riset Program Studi 0
Dari total 113 lulusan yang diwisuda, yang
terdiri atas 41 lulusan Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 38 lulusan
Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 11 lulusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan
Alam, 18 lulusan Pendidikan Bahasa Inggris, serta 5 lulusan dari Program
Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
Prosesi wisuda berlangsung secara tertib dan
sakral sejak pagi hari, diawali dengan pembacaan ayat suci al-Qur’an,
menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta pembukaan sidang terbuka
senat oleh Ketua Senat STKIP Al-Amin Indramayu. Rangkaian acara ini tidak hanya
menjadi seremoni akademik, tetapi juga momentum refleksi atas proses panjang
pendidikan yang telah dilalui para lulusan.
Sejumlah sambutan disampaikan oleh pimpinan
perguruan tinggi, pengurus yayasan, serta perwakilan pemerintah daerah. Dalam
sambutannya, pimpinan STKIP Al-Amin Indramayu menegaskan bahwa lulusan
perguruan tinggi saat ini dihadapkan pada realitas dunia kerja yang kompetitif
dan dinamis. Oleh karena itu, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk
membekali mahasiswa dengan kompetensi keilmuan, keterampilan praktis, serta
nilai-nilai moral dan spiritual sebagai fondasi dalam kehidupan profesional dan
sosial.
Puncak acara akademik ditandai dengan
penyampaian orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Phil. Sahiron, M.A., Direktur
Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Direktorat Jenderal Pendidikan Islam
Kementerian Agama RI. Dalam orasinya, ia menekankan pentingnya pendidikan tinggi
yang adaptif dan kontekstual, terutama dalam menjembatani kesenjangan antara
dunia kampus dan dunia kerja. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi keagamaan
dituntut mampu memadukan kompetensi profesional dengan integritas moral dan
nilai keislaman dalam menghadapi tantangan global.
Rangkaian wisuda kemudian dilanjutkan dengan
prosesi pengukuhan wisudawan dan wisudawati oleh Ketua STKIP Al-Amin Indramayu.
Selain itu, diberikan pula penghargaan kepada wisudawan dan wisudawati dengan
prestasi akademik terbaik di tingkat program studi sebagai bentuk apresiasi
atas dedikasi dan capaian akademik selama masa studi.
Acara semakin bermakna dengan pembacaan ikrar
wisudawan, penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan lulusan, serta
penyerahan data alumni kepada Ikatan Alumni STKIP Al-Amin Indramayu. Momentum
ini menandai peralihan status mahasiswa menjadi alumni yang diharapkan tetap
menjaga hubungan kelembagaan dan berkontribusi bagi pengembangan almamater.
Dengan berakhirnya rangkaian wisuda, para
lulusan diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai
yang diperoleh selama masa studi ke dalam dunia kerja, pengabdian masyarakat,
dan kehidupan bermasyarakat secara luas. STKIP Al-Amin Indramayu menegaskan
komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mencetak sumber daya manusia yang
adaptif, berdaya saing, dan berlandaskan nilai-nilai keilmuan serta keislaman.
Oleh: Mohammad Akmal Haris

